Minggu, 14 Mei 2017

Keamanan Jaringan

Keamanan Jaringan

Portsentry
Portsentry merupakan tools yang digunakan untuk menghindari berbagai aktifitas scanning (terutama stealth scanning) yang dilakukan oleh hacker. Portsentry dapat mengingat ip address dari si hacker. Portsentry juga dapat membuat server kita seolah-olah menghilang dari hadapan hacker bilamana terjadi aktifitas scanning dan juga dapat memblok IP hacker tersebut juga secara otomatis. Tujuannya adalah untuk melindungi dari scanning yang dilakukan oleh pihak lain.
Dari sekian banyak hal yang paling banyak di takuti orang pada saat mengkaitkan diri ke Internet adalah serangan virus & hacker. Penggunaan Software Firewall akan membantu menahan serangan dari luar. Pada kenyataan di lapangan, menahan serangan saja tidak cukup, kita harus dapat mendeteksi adanya serangan bahkan jika mungkin secara otomatis menangkal serangan tersebut sedini mungkin. Proses ini istilah keren-nya Intrusion Detection.
PortSentry adalah sebuah perangkat lunak yang di rancang untuk mendeteksi adanya port scanning & meresponds secara aktif jika ada port scanning. Port scan adalah proses scanning berbagai aplikasi servis yang dijalankan di server Internet. Port scan adalah langkah paling awal sebelum sebuah serangan di lakukan. Terus terang, cara meresponds PortSentry cukup sadiz, jika ada mesin yang tertangkap basah melakukan port scan terhadap Server yang kita miliki maka secara aktif akan memblokir mesin penyerang agar tidak dapat masuk & melakukan transaksi dengan Server kita. Bagi mesin yang sial tersebut, maka jangan berharap untuk melakukan hubungan ke Server yang kita miliki.
PortSentry dapat di download secara gratis & tidak melanggar HAKI dari Psionic Software http://www.psionic.com. Selain PortSentry juga tersedia beberapa freeware di http://www.psionic.com seperti Logcheck untuk audit software & HostSentry yang merupakan host based intrusion detection dan melihat jika ada login yang tidak normal. Bagi anda yang menggunakan Linux Mandrake 8.0, PortSentry biasanya sudah di bawa bersama CD Mandrake 8.0 jadi tidak perlu terlalu pusing lagi dengan mendownload dari Internet.
Beberapa fitur utama dari PortSentry:
  • Berjalan di atas soket TCP & UDP untuk mendeteksi scan port ke sistem kita.
  • Mendeteksi stealth scan, seperti SYN/half-open, FIN, NULL, X-MAS.
  • PortSentry akan bereaksi secara real-time (langsung) dengan cara memblokir IP address si penyerang. Hal ini dilakukan dengan menggunakan ipchains/ipfwadm dan memasukan ke file /etc/host.deny secara otomatis oleh TCP Wrapper.
  • PortSentry mempunyai mekanisme untuk mengingat mesin / host mana yang pernah connect ke dia. Dengan cara itu, hanya mesin / host yang terlalu sering melakukan sambungan (karena melakukan scanning) yang akan di blokir.
  • PortSentry akan melaporkan semua pelanggaran melalui syslog dan mengindikasikan nama system, waktu serangan, IP mesin penyerang, TCP / UDP port tempat serangan dilakukan. Jika hal ini di integrasikan dengan Logcheck maka administrator system akan memperoleh laporan melalui e-mail.
Dengan adanya berbagai fitur di atas maka system yang kita gunakan tampaknya seperti hilang dari pandangan penyerang. Hal ini biasanya cukup membuat kecut nyali penyerang.
Penggunaan PortSentry sendiri sangat mudah sekali, bahkan untuk penggunaan biasa saja praktis semua instalasi default tidak perlu di ubah apa-apa dapat langsung digunakan. Instalasi PortSentry di Linux Mandrake 8.0 dapat dilakukan pada saat instalasi awal dengan memilih paket portsentry, atau setelah Linux di install dengan cara menggunakan Software Manager di desktop untuk menambahkan portsentry.
Yang mungkin perlu di tune-up sedikit adalah file konfigurasi portsentry yang semuanya berlokasi di /etc/portsentry. Untuk mengedit file konfigurasi tersebut anda membutuhkan privilige sebagai root. Pengalaman saya selama ini, tidak banyak yang perlu di tune-up. Beberapa hal yang mungkin perlu di set adalah
  • file /etc/portsentry/portsentry.conf merupakan konfigurasi utama portsentry. Disini secara bertahap diset port mana saja yang perlu di monitor, responds apa yang harus di lakukan ke mesin yang melakukan portscan, mekanisme menghilangkan mesin dari routing table, masukan ke host.deny. Proses setting sangat mudah hanya dengan membuka / menutup tanda pagar (#) saja. Pada kenyataannya, jika kita ambil dari distribusi Linux Mandrake, semua option di portsentry.conf yang ada kita diamkan saja portsentry sudah berjalan dengan baik.
  • pada file /etc/portsentry/always_ignore masukan semua IP address di LAN yang harus selalu di abaikan oleh portsentry. Saya biasanya memasukan IP address desktop / laptop administrator LAN ke sini, agar tidak terblokir secara tidak sengaja.
  • Pada file /etc/portsentry/portsentry.ignore isikan IP address yang perlu di abaikan sama dengan isi file /etc/portsentry/always_ignore.
  • Pada file /etc/portsentry.modes kita dapat menset mode deteksi yang dilakukan portsentry. Semakin baik mode deteksi yang dipilih (advanced stealth TCP/UP scanning), biasanya PortSentry akan semakin sensitif & semakin rewel karena sedikit-sedikit akan memblokir mesin.

Ossec

OSSEC adalah aplikasi yang mampu berjalan multi platform, jadi silahkan anda implementasikan sesuai dengan sistem operasi yang anda gunakan, berikut adalah cara instalasi dan konfigurasi diatas sistem operasi linux, tepat nya ubuntu server 11.04.

1. Pastikan paket dasar di ubuntu telah lengkap, untuk menginstallnya;

$ sudo apt-get install build-essential

2. Download versi terbaru ossec , pada saat ini 2.6

$sudo wget http://www.ossec.net/files/ossec-hids-2.6.tar.gz

3.Extract

$sudo tar -xzvf ossec-hids-2.6.tar.gz

4.masuk ke direktory extract dan jalankan perintah install.sh dan ikuti pentunjuk yang diberikan.

cd ossec-hids-2.6

./install.sh



Mod Security

Kebanyakan serangan di internet dilakukan terhadap web untuk itu
diperlukan pengamanan khusus untuk menangani hal tersebut. Berbagai
macam cara dapat dilakukan salah satunya adalah memasang WAF (Web
Application Firewall) salah satu WAF yang dibahas pada artikel ini
adalah ModSecurity. Kenapa ModSecurity? ini karena ModSecurity merupakan
modul dari apache yang merupakan salah satu web server yang paling bayak
digunakan.

ModSecurity merupakan web application firewall, Seperti firewall pada
umumnya yaitu melakukan filter data masuk dan keluar dan dapat untuk 
menstop traffic yang dianggap berbahaya sesuai dengan rule yang 
ditetapkan. 
 
                    +--------------+
                    | HTTP Request |
                    +--------------+
                           |
                           v
                    +--------------+
                    | ModSecurity  |
                    +--------------+
                           |
                           v
                    +--------------+
                    |     httpd    |
                    +--------------+                             
 
Pada ModSecurity terdapat beberapa fitur seperti HTTP Traffic Logging 
yang memungkinkan ModSecurity dapat melakukan full logging pada 
transaksi HTTP. Dan juga terdapat fitur Virtual Patching yang merupakan
sebuah metode untuk melakukan patch sebuah vulnerability sebuah web 
application tanpa menyentuh web application tersebut dengan membuat rule
yang memblok request yang berbahaya.



ModSecurity merupakan WAF yang menyediakan proteksi yang harus disetting
dengan rule karena Metode pemblokiran dari request-request yang 
berbahaya tergantung dari rule yang ditetapkan. Untuk membuat 
ModSecurity lebih powerfull dan untuk memungkinkan pengguna mendapatkan
keuntungan penuh Trustwave's SpiderLabs membuat project OWASP 
ModSecurity Core Rule Set (CRS). CRS memberikan perlindungan generik
dari vulnerabilities yang tidak dikenali pada aplikasi web [6].

Proses instalasi
Proses installasi dapat langsung menggunakan package manager. Pada 
artikel ini installasi dilakukan melalui source pada OS Ubuntu 10.04. 
Untuk installasi dengan menggunakan distro lain dapat lihat langsung di 
web resminya[2]
 
Installasi beberapa module yang dibutuhkan ModSecurity
root@ror:/tmp~# sudo apt-get install apache2-threaded-dev lua5.1 
liblua5.1-0-dev libxml++2.6-dev libpcre3
 
Download modsecurity
root@ror:/tmp# wget http://www.modsecurity.org/download/modsecurity-apache_2.5.13.tar.gz
root@ror:/tmp# tar zxvf modsecurity-apache_2.5.13.tar.gz
root@ror:/tmp# cd modsecurity-apache_2.5.13/apache2
 
compile :)
root@ror:/tmp/modsecurity-apache_2.5.13/apache2# ./configure
root@ror:/tmp/modsecurity-apache_2.5.13/apache2# make
root@ror:/tmp/modsecurity-apache_2.5.13/apache2# make install

proses konfigurasi
ModSecurity tidak akan berfungsi jika tidak ada rule, karena blok 
request ditentukan pada rule. Selelah melakukan installasi, sekarang 
saatnya melakukan konfigurasi pada rulenya, yang dilakukan adalah 
membuat file konfigurasi pada direktori /etc/apache2/conf.d/
 
root@ror:/tmp# cat /etc/apache2/conf.d/modsecurity.conf 
<ifmodule mod_security2.c>
Include modsecurity-rules/*.conf
Include modsecurity-rules/base_rules/*.conf
</ifmodule>
root@ror:/tmp# 
 
Setelah membuat file konfigurasi tahap berikutnya adalah memberikan 
rulenya, pada artikel ini rule yang digunakan adalah basic rule pada 
ModSecurity
 
root@ror:/tmp# cp modsecurity-apache_2.5.13/rules/*.conf 
/etc/apache2/modsecurity-rules/
root@ror:/tmp# cp modsecurity-apache_2.5.13/rules/base_rules/* 
/etc/apache2/modsecurity-rules/base_rules/
root@ror:/tmp# service apache2 restart
 
Setelah installasi dan konfigurasi restart apache kemudian lihat log 
apakah modul ModSecurity sudah diload
 
root@ror:/tmp# service apache2 restart
root@ror:/tmp# tail -f /var/log/apache2/error.log 


snort
Snort mengisi sebuah'' niche penting `` ekologi di bidang keamanan jaringan: a cross platform, Jaringan ringan deteksi intrusi alat yang dapat digunakan untuk memantau kecil TCP / IP jaringan dan mendeteksi berbagai lalu lintas jaringan yang mencurigakan sebagai serta serangan langsung. Hal ini dapat memberikan administrator dengan data yang cukup untuk membuat keputusan pada tindakan yang tepat dalam menghadapi mencurigakan activ-ity. Snort juga dapat digunakan dengan cepat untuk mengisi potensi lubang dalam cakupan keamanan jaringan, seperti ketika
baru serangan muncul dan vendor keamanan komersial
lambat untuk melepaskan tanda tangan serangan pengakuan baru
Snort adalah alat untuk kecil, ringan dimanfaatkan net-karya. Snort berguna bila tidak biaya efisien untuk
menyebarkan sensor komersial NIDS. Sistem intrusi modern komersil deteksi biaya ribuan dol-lars minimal, puluhan atau bahkan ratusan ribu
dalam kasus yang ekstrim. Snort tersedia di bawah GNU
General Public License [GNU89], dan gratis untuk penggunaan
dalam lingkungan apapun, membuat kerja Snort

Snort adalah jaringan sumber intrusi bebas dan terbuka sistem pencegahan (NIPS) dan jaringan sistem deteksi intrusi (NIDS) diciptakan oleh Martin Roesch pada tahun 1998. Snort kini dikembangkan oleh Sourcefire, yang Roesch adalah pendiri dan CTO. Pada tahun 2009,. Snort memasuki Open Source InfoWorld Hall of Fame sebagai salah satu "[buah] terbesar perangkat lunak open source sepanjang masa".
Open source Snort yang berbasis jaringan intrusion detection system (NIDS) memiliki kemampuan untuk melakukan real-time analisis lalu lintas dan paket logging pada Internet Protocol (IP) jaringan. Snort melakukan analisis protokol, pencarian isi, dan pencocokan konten. Program ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi probe atau serangan, termasuk, namun tidak terbatas pada, upaya sistem operasi sidik jari, antarmuka gateway umum, buffer overflows, probe server pesan blok, dan port scan siluman.
Snort dapat dikonfigurasi dalam tiga mode utama:. Sniffer, packet logger, dan deteksi intrusi jaringan. Dalam mode sniffer, program akan membaca paket jaringan dan menampilkannya pada konsol. Dalam mode paket logger, program akan mencatat paket ke disk. Dalam modus intrusion detection, program ini akan memonitor lalu lintas jaringan dan menganalisanya terhadap seperangkat aturan yang ditetapkan oleh pengguna. Program ini kemudian akan melakukan tindakan tertentu berdasarkan apa yang telah diidentifikasi.


Nama : HELMI AL AMIN ARIIN
Nim : 141420129
Kelas : IF6IB
Dosen : Suryayusra, M.Kom
Universitas Binadarma
web : www.binadarma.ac.id



Tidak ada komentar:

Posting Komentar